BPTM LIPI Temukan Metode Baru Ekstraksi Nikel dari Bijih Laterit yang Ramah Lingkungan untuk Bahan Baku Baterai Berbasis Nikel (NMC)

0
370

LAMPUNG SELATAN. Pemerintah telah resmi mengeluarkan peraturan tentang Kendaraan Listrik dalam Perpres No. 55 Tahun 2019 tanggal 12 Agustus 2019 yaitu tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. KBL berbasis baterai roda empat atau lebih tingkat komponen dalam negerinya per 2019 hingga 2021 minimal sebesar 35%, untuk 2022 dan 2023 sebesar 40%, minimal 60% untuk 2024, dan 80% untuk 2026 dan seterusnya. Peraturan ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi BPTM LIPI untuk ikut serta menyukseskan program pemerintah terutama dalam hal penyediaan bahan baku baterai berbasis nikel berbahan baku sumber daya mineral lokal. Program pemerintah tentang kendaraan listrik ini juga sejalan dengan program pemerintah yang lain terkait pelaksanaan UU Minerba yang sudah menerapkan pelarangan ekspor bijih nikel laterit per 1 Januari 2020.

BPTM LIPI telah mengembangkan penelitian tentang ekstraksi nikel dan cobalt dari bijih nikel laterit dengan metode hidrometalurgi untuk menghasilkan senyawa nikel sebagai bahan baku baterai KBL sejak tahun 2009. Penelitian yang dilakukan oleh BPTM LIPI selalu bertujuan mencari teknologi dan metode yang paling efisien dan efektif, sesuai dengan kondisi bijih dan lingkungan Indonesia, menguntungkan secara teknis dan ekonomis serta ramah lingkungan. Selain itu, metode yang dikembangkan juga dapat digunakan untuk mengolah bijih laterit dengan kadar nikel yang rendah yang biasanya tidak ekonomis diolah dengan metode pirometalurgi atau peleburan dalam smelter.

Dimulai dari pengembangan proses pelindian bijih nikel laterit yang ramah lingkungan dari tahun 2009 hingga 2015, dilanjutkan dengan pengembangan proses rekoveri nikel dan cobalt menjadi senyawa nikel dan cobalt sejak tahun 2016 hingga 2019. Pada tahun 2019 telah diperoleh suatu rangkaian proses hidrometalurgi yang lengkap untuk mengekstrak nikel (dan cobalt) dari bijih nikel laterit menjadi bahan baku baterai untuk kendaraan bermotor listrik dalam rangka mendukung program pemerintah. Metode lengkap proses hidrometalurgi yang dihasilkan saat ini dalam tahap penyusunan draft paten dan siap dialih teknologikan kepada industri pengolahan dan pemurnian mineral.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Please enter your name here