Sosialisasi Pemanfaatan 3D Printing pada UKM Pengecoran Logam Binaan BPTM-LIPI

0
2691

LAMPUNG SELATAN. UKM UD. TAMI yang merupakan UKM pada usaha Pengecoran logam aluminium yang dibina BPTM sejak tahun 2018 melalui  program IPTEKDA dalam rangka transfer teknologi dari BPTM LIPI kepada industri kecil di bidang pengecoran logam. Usaha sejenis ini kurang diminati oleh pengusaha kecil karena kurangnya penguasaan teknologi di bidang pengecoran logam dan hanya satu atau dua usaha sejenis ini di Lampung Selatan, ujar David Candra Birawidha dalam sambutannya mewakili Kepala BPTM-LIPI pada acara Sosialisasi Pemanfaatan 3D Printing untuk pembuatan mold patern kepada UKM pengecoran logam binaan BPTM-LIPI oleh Teknik Mesin Institut Teknologi Sumatera (ITERA) pada hari rabu tanggal 4 September 2019 di ruang pertemuan kantor BPTM-LIPI. Selanjutnya beliau menyambut baik kerjasama dalam pengembangan ilmu dan teknologi dalam memajukan UKM.

Sosialisasi 3D Printing untuk UKM merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang merupakan pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, walaupun Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Prodi Teknik Mesin ITERA dan BPTM-LIPI belum ditandatangani, akan tetapi kegiatan sosialisasi 3D merupakan awal yang nyata, dan ITERA membuka diri dalam hal pengembangan teknologi pada pembuatan pola/Mold patern ujar, Kardo Rajaguguk selaku Ketua Program Studi Teknik Mesin ITERA.

Abdul Muhyi, Dosen Teknik Mesin ITERA yang menjadi narasumber sosialisasi 3D Printing menyampaikan bahwa, selama ini biaya jasa pembuatan moulding dengan mengunakan bahan kayu yang diukir cukup mahal, untuk ukuran sedang saja jasanya berkisar Rp.800.000,- dengan hasil pola yang kurang presisi. Dengan menggunakan 3D printing akan dihasilkan bentuk pola yang presisi, akurat, dan sesuai bentuk yang kita inginkan dan biayanya jauh lebih murah dengan waktu pembuatan yang relatif singkat. 3D printing ini adalah alat untuk mencetak benda tiga dimensi dengan metode lapisan perlapisan  dengan bahan dasar plastik hingga logam dan beton. 3D dipakai untuk prototipe barang atau miniatur, produk furniture, perhiasan, produk seni, dan pembuatan tulang buatan.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Neti Astria selaku direktur UKM UD. Tami, para dosen Teknik Mesin ITERA, peneliti bidang Mineral Non Logam dan BKHH Kawasan Lampung, pada sosiaisasi ini dipertunjukan pola pembuatan mold menggunakan mesin 3D Printing dan sosialisasi 3D ini diakhiri dengan mengaplikasikan hasil pembuatan mold di bengkel pengecoran logam aluminium BPTM-LIPI.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Please enter your name here