KEPAKARAN

Share This:

Balai Penelitian Teknologi Mineral (BPTM) merupakan salah satu lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) pemerintah di bawah naungan Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang memiliki tugas pokok untuk mengembangkan teknologi guna meningkatkan nilai tambah batuan mineral yang ada di Indonesia.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan berbagai sumber daya alam salah satunya adalah sumber daya mineral (SDM). SDM Indonesia tersebar luas dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai ragam komoditas mineral. Dalam rangka meningkatkan nilai tambah batuan mineral serta mendorong tumbuh kembangnya industri pengolahan mineral di Indonesia, maka pemerintah Indonesia telah menerbitkan UU Minerba Tahun 2009, yang diperkuat dengan Permen ESDM No. 7 tahun 2012, Inpres No. 1 tahun 2012, serta yang terakhir adalah PP No. 1 Tahun 2014, tentang pelarangan ekspor bahan baku batuan mineral tambang (tanpa diolah terlebih dahulu). Seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut di atas, tentunya harus didukung dengan penguasaan teknologi di bidang pengolahan mineral.

Mineral adalah bahan anorganik homogen yang terbentuk secara alami dan seragam dengan komposisi kimia yang tetap pada batas volumenya serta memiliki struktur kristal dan karakteristik yang tercermin dalam bentuk dan sifat fisiknya. Menurut Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Republik Indonesia, mineral yang terdapat di Indonesia dibagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu mineral logam dan mineral non-logam. Berdasarkan pembagian kedua jenis mineral ini, BPTM-LIPI membuat 2 (dua) kelompok penelitian menjadi Kelompok Penelitian Teknologi Pengolahan Mineral Logam dan Kelompok Penelitian Teknologi Pengolahan Mineral Non Logam.