Tuesday, October 15, 2019

Merupakan kelompok penelitian yang fokus mengolah sumberdaya primer maupun sekunder dengan proses menggunakan pemakaian suatu zat kimia cair untuk dapat melarutkan unsur berharga tertentu dan memurnikannya dengan menggunakan proses elektrokimia sehingga mendapatkan nilai tambah yang tinggi. Secara khusus pengertian hidro-elektro metalurgi merupakan kombinasi dari dua metode proses pengolahan, pertama hidro metalurgi yaitu proses ekstraksi yang dilakukan pada temperatur relatif rendah dengan cara pelindian dengan media cairan, dan kedua elektro metalurgi yaitu proses ekstraksi yang melibatkan penerapan prinsip elektrokimia, baik pada temperatur rendah maupun pada temperatur tinggi.
Tujuan besar dari kelompok penelitian ini adalah penguasaan teknologi pengolahan mineral stategis berbahan baku lokal secara efektif dan efisien berbasis teknologi hidro-elektro metalurgi yang ramah lingkungan dengan target output sebagai penyedia bahan antara (intermediate product) dalam mendukung pengembangan Teknologi Material Maju, Energi dan Transportasi. Dengan sumberdaya primer yang sudah tersedia di alam serta sumberdaya sekunder yang merupakan produk samping atau limbah proses pengolahan yang masih memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk itu diperlukan upaya untuk memanfaatkan dan meningkatkan nilai tambahnya agar dapat dinikmati oleh industri maupun masyarakat Indonesia.
Pengolahan bijih mineral strategis lokal yang sangat besar potensinya seperti bijih emas, bijih nikel, bijih mangan, bijih cromium, bijih alumunium dan lain-lain. Serta potensi pemanfaatan produk samping seperti terak peleburan logam, e-waste, spent catalyst limbah dari proses pengeboran minyak dan sebagainya dimana teknologi pengolahannya perlu dikuasasi, dibesarkan (scale-up) dan dialih-teknologikan di industri pertambangan dan pengolahan.

Kelebihan atau keuntungan dari teknologi hidro-elektro metalurgi adalah

1. Umpan bahan baku bijih dengan kadar rendah (low grade),

2. Tidak selalu perlu untuk pemekatan, cukup dengan pengurangan ukuran partikel, sehingga terlibrasi,

3. Temperatur proses yang relatif lebih rendah,

4. Kontrol proses lebih mudah,

5. Bahan kima/reagen kimia relatif murah dan mudah didapatkan,

6. Produk yang dihasillkan memiliki produk turunan yang banyak, baik dalam bentuk senyawa, maupun bentuk logam dengan kemurnian yang tinggi,

7. Produk dapat dihasilkan dalam bentuk struktur ukuran dari mikro sampai nanometer,

8. Polusi yang dihasilkan lebih sedikit (Gas, debu) dan lebih mudah dikontrol (residu).

 

Aktivitas penelitian utama sebagaimana Road Map Keltian Hidro-Elektro Metalurgi :

  • Ekstraksi dan pemisahan nikel, kobal dari bijih nikel laterit menggunakan teknologi pelindian dan ekstraksi pelarut
  • Ekstraksi emas dan perak dari bijih refraktori sulfida dengan teknologi pra olahan (pemanggangan, biooksidasi) dan pelindian non sianida.
  • Rekoveri emas dari larutan kaya emas dengan activated carbon dan ion exhange.
  • Sintesis serbuk emas nano dengan metode elektrolisis arus pulse dari hasil pelindian bijih emas dan e-waste
  • Ekstraksi dan pemisahan nikel, vanadium dari terak peleburan NPI menggunakan teknologi pelindian dan ekstraksi pelarut.
  • Ekstraksi mangan dan pembuatan MnO2, Electrolyte Manganese (EM) dan Electrolyte Manganese Dioxide (EMD) dari bijih mangan kadar rendah dengan teknologi pelindian, hidrothermal dan elektrolisis.
  • Ekstraksi lantanum dan pembuatan lantanum oksida dari spent catalyst hydro cracking dengan teknologi pelindian dan presipitasi.
  • Penggunaan biopolymer sebagai bahan adiktif dalam proses pelindian dan pemurnian logam.

 

Fasilitas Utama Laboratorium Hidro-Elektro Metalurgi :

Keltian hidro-elektro metalurgi didukung oleh peralatan analisa yang canggih dan baru, meliputi peralatan untuk  pengukuran unsur kimia baik basah maupun kering, karakterisasi senyawa mineral, tegangan potensial larutan, polarisasi, galvanisasi, morfologi permukaan sampel, metalurgical test dan lain lain. Serta peralatan-peralatan percobaan baik untuk skala laboratorium maupun skala pilot plant. Peralatan proses terdiri dari peralatan untuk proses kominusi, sampling, pengeringan, pemanggangan, pelindian, ekstraksi pelarut, pengendapan, electrowinning/electro refining, galvanizing / electro-plating, filtrasi dan lain-lain. Adapun rincian fasilitas laboratorium sebagai berikut :

Instrument analitik :

X-Ray Difraction (XRD), X-Ray Fluorescent (XRF), Inductively Coupled Plasma – Optical Emission Spectrometry (ICP-OES), Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Ultraviolet – Visible  (UV-Vis) SpectroscopyPotensiostat dan Galvanostat, pH and ORP meter, Inverted-Metallurgical Microscope

Peralatan Percobaan :

Incubator Shaker, Leaching Reactor, Solvent Extraction Pilot Plant, Electrolysis unit, Bottle Roller,centrifuge, Jaw Crusher, Ball Mill, Disk Mill, Riffle Splitter, Sieve Shaker, Floation Cell, Digital Over Head Stirrer, Muffle Furnace, Ultrasonic Cleaner.